Ramah tamah Bapak Pimpinan dan Wali santri dan santriwati baru, hari ini berjalan dengan lancar. Santri dan santriwati baru untuk tahun 2021, berjumlah 509 anak.

Ratusan Wali yang hadir dengan prosedur kesehatan ketat, cukup memberikan mereka angin segar rasa Istiqomah dari setiap penyampaian Bapak Pimpinan.

"Menangislah Bu/Pak, saat ini, di waktu anak-anak kita masih bisa dibentuk agama, akhlak dan adabnya karena kerinduan pada mereka di pondok. Daripada Anda menangis karena anak sudah besar, dan tidak ingin diatur, diajar lagi yang juga membuat Anda akan dipertanyakan tanggungjawab di akhirat nanti."

Penyampaian Bapak Pimpinan, "Pondok kami, memiliki banyak kekurangan. Bapak dan Ibu, jangan hanya membicarakan kelebihan yang ada, tapi kekurangan di pondok ini, kenalilah ... Dan apakah sesuai dengan motivasi Anda dan anak untuk masuk ke sini? Apabila tidak, maka ada baiknya ambillah anak Bapak, Ibu kembali. Perbaharui niat, pendidikan dan pengajaran anak hanya karena Allah, dan jangan melenceng untuk hal-hal selain itu," lanjutnya.

Di akhir pertemuan, Bapak Pimpinan banyak berpesan bahwa,  "Istiqomah, dan kekuatan orangtualah yang menentukan keberhasilan anak di Pondok. Terutama hati seorang ibu. Karena banyak anak-anak tidak mampu bertahan di pondok karena orangtuanya sendiri bukan karena anak tersebut." 

Banyak airmata hari ini, banyak cerita wali dan anak-anak yang begitu tegar dengan perpisahan bersama orangtuanya. 

Rindu itu berat, kata Dilan. Namun rindu yang berat sesungguhnya adalah kemampuan orangtua untuk membatasi diri, berusaha merelakan anak-anaknya menempuh pendidikan kemandirian dalam kurun waktu yang lama demi masa depan terbaik mereka.

Kami hanya memberikan kata, Semangat bagi orang tua Wali Santri dan Santriwati baru, untuk Istiqomah dan menguatkan hati dengan perpisahan keilmuan ananda di pondok. 

Pun, doakan kami agar Allah memberikan kekuatan, juga Istiqomah dalam mengemban 2 ribuan amanah yang Bapak Ibu, titipkan di Pondok kami.

Saling mendoakan, saling mendukung dan mari kita saling bekerjasama antara Pondok dan Orangtua, untuk mengantar anak kita menjadi manusia lebih baik di masa mendatang.

Sumber: ACQ Darul Huffadh







1 Comments

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Post a Comment

Previous Post Next Post