mengikat tali persaudaraan
السلام عليكم ورحمةالله وبركاته
الحمدلله الحمد لله رب العالمين والصلاة
والسلام علي نبينا محمد الصادق الامين وعلى اله وأصحابه ومن سلك
سبيله واهتدي بهداه أشهد أن لا إل ه إلا الله وأشهدأ نّ
محمدا عبده ورسوله اللهم صلي
علي محمد وعلي آله واصحابه اجمعين ّا بعد.
قال الله عز ّ وجل
ّ :
* يآأيها الذين آمنوا اتقوا
الل ه حق ّ تقاته ولا تم وتون إلا وأنتم
مسلمون
* يآأيها ا لنّاس اتقوا رب ّكم
ا لذي خلقكم من نفس ٍ واحد ة و خلق منها زوجها وبثّ
من هما رجالا كثير ًا ونسآء واتقوالله الذي تسآئلون به والأرحام إن
الله كان عليكم رقيبا.
.* يآأيها الذين آمنوا اتقوا الله
وقولو قولا سديدا يصلح لكم أعمالكم ويغفر لكم ذنوبكم ومن يطع
الله ورسوله فقد فاز فوزا عظيما.
فإن ّ أص دق ا لديث كت اب الله وخير هدي هدي
محمد صلي الله عليه وسلم وشر الأمور محدثاتها وكل محدثة بدعة وكل بدعة ضلالة
وكل ضلالة في ال نّار أما بعد...
Hadirin Jamaah Jumat yang
berbahagia
Rasa syukur kita terhadap Allah
SWT.yang tak henti-hentinya terucap dalam hati kita. Dialah yang menciptakan
kita sebagai manusia yang berbeda-beda, sehingga kita bisa saling bersaudara.
Salawat serta salam tetap
tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Dialah panutan ummat yang patut kita contoh
dalam segala aspek kehidupan. Pemersatu seluruh umat manusia dalam jalinan
persaudaraan yang begitu indah.
Hadirin dan hadirat yang sama-sama
berbahagia
Dulu, kita menyebutnya sebagai jaman
kejayaan islam, zaman dimana islam mencapai puncak kejayaannya, islam
melahirkan ilmuan terkemuka dengan penemuannya yang mengubah dunia. Syariat
sebagai dasar hukum utama, sehingga kejahatan hilang sampai keakar-akarnya.
Islam sebagai agama yang mengikat tali persaudaraan, menjadikan manusia menjadi
saudara seiman dan satu keyakinan. karena Allah mereka saling berkasih sayang,
karena Allah mereka mencintai saudara mereka dari diri mereka.
Saat ini kita melihat dan merasakan,
dunia kini telah berubah…perubahan zaman memang tak bisa dihindari, tapi kita
hanya perlu menjalani dengan tetap menjaga kesadaran diri
Hadirin dan hadirat yang sama-sama
berbahagia
Dengan perubahan zaman ini, kita
juga sadar akan bergesernya perilaku sosial dan cara kita bergaul, barang
elektronik menjadi sesuatu yang tak terpisahkan dari hidup kita, terutama media
sosial yang akhir-akhir ini menjadi gaya hidup di masyarakat, internet menjadi
media baru untuk bergaul dengan orang lain dan berteman dengan banyak orang.
Rasulullah saw bersabda:
“Tidaklah kalian masuk Surga
sehingga kalian beriman, tidaklah kalian beriman sehingga kalian saling
berkasihsayang, Maukah kalian aku tunjukkan tentang sesuatu yang apabila kalian
melakukan-nya akan saling berkasihsayang? Sebarkanlah salam di antara kalian.”
(HR. Muslim 2/35).
Tapi nyatanya, kita lebih suka
mengirim salam lewat handphone dari pada kesesama muslim yang bertemu dijalan,
lebih suka menanyakan kabar teman didunia maya daripada menyapa orang-orang
didunia nyata.
Hadirin dan hadirat yang sama-sama
berbahagia
Perlu kita membangun kesadaran,
bahwa kita tetap harus saling bersilaturahim di tempat dimana kita berada,
bukan aktif di dunia maya yang hanya membuang waktu yang ada.
Allah berfirman dalam ayat 10
surah al-hujurat
“Sesungguhnya orang-orang
mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah diantara kedua saudaramu, dan
bertakwalah kepada Allah agar ia mendapat rahmat.”
Hadirin dan hadirat yang sama-sama
berbahagia
Kita dapat menjalin tali silaturahim
dari cara yang paling ringan dan mudah untuk diamalkan.
Dimulai dengan Saling
menyebarkan salam.
Afsu ssalam
bainakum Sebarkanlah salam diantara kalian. Kemudian
.mempererat hubungan dengan saling mengunjungi
Rasulullah bersabda dalam riwayat Abu Hurairah .
Rasulullah bersabda dalam riwayat Abu Hurairah .
“Wahai Abu Hurairah!
berkunjunglah engkau dengan baik, tidak terlalu sering dan tidak terlalu
jarang, niscaya akan bertambah sesuatu dengan kecintaan.” (HR.Thabrani dan
Baihaqi)
kemudian .Saling memberi hadiah
Rasulullah bersabda dalam riwayat Abu Hurairah Radhiallaahu anhu:
Rasulullah bersabda dalam riwayat Abu Hurairah Radhiallaahu anhu:
“Saling memberi hadiahlah
kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Al-Bukhari)
hadirin dan hadirat yang dirahmati
oleh Allah
berbahagialah bagi mereka yang
bersaudara, kita akan dianugerahi menara cahaya yang hanya diberikan kepada
orang-orang yang saling mencintai karena Allah,mereka berpisah karena Allah dan
bertemu karena Allah, yang dimana nabi dan para syuhada iri dengan menara
cahaya yang dikaruniakan Allah kepada mereka, moga kita termasuk didalamnya.
“Allah Azza Wa Jalla
berfirman”mereka yang saling mencintai karena keagungan-Ku mempunyai
mimbar-mimbar dari cahaya yang diinginkan oleh nabi dan syuhada” (hadits
riwayat Tirmidzi)
oleh karena itu, marilah kita ikat
tali persaudaraan yang telah kita jalin, dan terus menjalin persaudaraan dengan
sesama muslim yang lain
“sebab perumpamaan orang-orang yang
beriman dalam cinta mencintai, sayang menyayangi, dan bantu membantu diantara
sesamanya laksana sebuah jasad. Apabila salah satu bagiannya sakit, yang lain
tiada bisa tidur dimalam hari dan menggigil demam”(hadits riwayat Muslim)
العظيم
ونفعني وإ يّا كم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم وتقبل الله مني
ومنكم تلاوته إنه هو الغفور الرحيم
Hadirin Jama’ah Jum’at yang
berbahagia
انّ الله وملآ ئكته يص لّون علي النبي
يآأ يها الذين أمنوا صلوا علي ه وسلّم وا تسليما . اللهم صلي علي محمد وعلي
آله وصحبه الذين ساروا في نصرة الدين .
اللهم اغفر للمؤمنين والمؤمنات والمسلمين والمسبمات ألأحياء
منهم والأموات إنك سميع قريب مجيب الدعوات يا قاضي الحاجات
ربّنا ظل منا أ نفس نا وإن لم تغفر وتر حمنا لنا
لنكوننّ من الخاسرين
ربّنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتناوهب لنا من لدنك
رحمة إنّك أنت الوا هّاب
ربّنا ه بلنا من أز واجنا وذر ّ يتن ا قرة أعين
وجعل نا للمتقين أماما
عباد الله ان ّ الله يأمركم بالعدل والإحسان
و إيتاء ذي القربي وينها عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون فاذ
كرواالله العظيم يذكركم واسألوه من فضله يعطيكم ولذكر الله أكبر.

Post a Comment