Tapak kaki
berseru
Tetangan merenut
sendu
Berdebar qalbu
Mengikat rindu
Hati itu,
Kau tahu?
Merindu ingin
bertemu
Menyapa lembut
Tapi mengapa ku
takut
Mungkinkah kan
lanjut
Meski kita
menghendaki
Akankah terjadi
Setakdir garis
ilahi
Se iya dengan
rabbi
Tertahan daku ini
Terbatas dinding
tegar
Terpisah garis
membatas
Terentuk dua
dunia
Harapan betatap
muka
Terharap cemas
Tergaris batas dalam
aturan
Bukan tentang
rindu yang menggebu
Atau hampa rasa membisik
asa
Ada kala gulana
Tak terobat temu
Atau kata indah
nan merdu
Mengalir menjelas
rindu
Ketaatan menahan
Meski tertegas
kesempatan
Itulah hakikat
cobaan
Dalam hati
menggelisah
Kukirim selaksa
doa
Agar tak hanya dunia
Kita bersama
Hingga ke surga
Itulah cita kita
Post a Comment