Kuberbisik
pada pasir
Yang dibawa riak air
Dari sudut pulau tak berpenghuni
Tapi merindui hati
Kubertanya pada buih
Yang dihanyutkan samudra
Dari ruang hampa di ujung dunia
Tapi memendam rasa
Ku merenungi gelombang
Yang bertahan di lautan
Dari kedalaman
Tapi muncul ke permukaan
Aku berbisik
Aku bertanya
Aku merenung
Adakah di batas itu
Sebuah rindu menuntut kehangatan?
Adakah di garis itu
Sebuah asa mencari peraduan?
Sabarlah
Tabahlah
Waktu akan mengindahkan semua
Di saat yang tepat
Karena Takdir Yang Maha Kuasa
Tak
pernah terlambat


Post a Comment